Duplikasi Jembatan Manyar Perkuat Konektivitas Nasional Jawa-Bali
Pembangunan duplikasi Jembatan Manyar di Gresik akan memperkuat konektivitas nasional pada rute vital Jawa-Bali. Proyek strategis nasional ini ditargetkan beroperasi awal Desember 2024, tepat sebelum puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru.
Menteri PUPR Dody Widodo menekankan pentingnya proyek ini dalam mendukung kelancaran arus mudik dan distribusi logistik antar pulau. Jembatan Manyar merupakan bagian dari jalur lintas selatan yang menghubungkan Jawa Timur dengan Bali.
"Jembatan ini adalah bagian dari jaringan jalan nasional yang sangat strategis. Keberadaannya akan mempengaruhi kelancaran arus mudik dan logistik ke Bali," jelas Menteri Dody.
Dengan kapasitas yang meningkat, duplikasi jembatan ini akan mampu menampung lonjakan kendaraan selama musim mudik. Hal ini akan mengurangi kemacetan yang biasanya terjadi di titik-titik bottleneck sepanjang rute Jawa-Bali.
Selain untuk mudik, proyek ini juga akan memperlancar distribusi barang dari pelabuhan Tanjung Perak ke berbagai daerah di Jawa Timur dan Bali, mendukung ketahanan logistik nasional.