Infrastruktur merupakan salah satu akses utama dan prioritas dalam proses pembangunan. Tanpa infrastruktur yang memadai, aktivitas masyarakat akan terganggu.
Menurut Plt Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Fahrial Anchar, Pemerintah Kota hingga saat ini terus melaksanakan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, yang merupakan tugas yang kompleks.
Pembangunan tersebut mencakup pembangunan jalan, peningkatan jalan, serta rehabilitasi jalan. "Saat ini, kami mengacu pada tiga pilar, yaitu keberlanjutan lingkungan, keberlanjutan ekonomi, dan keberlanjutan sosial," ujarnya pada hari Sabtu (18/1/2025).
Fahrial Anchar menjelaskan bahwa dalam pembangunan infrastruktur di lingkungan, pihaknya berupaya meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, seperti penebangan pohon dan hal-hal lainnya.
Mengenai penggunaan teknologi, saat ini pihaknya lebih mengandalkan teknologi modern dibandingkan dengan metode manual yang digunakan pada tahun-tahun sebelumnya, mengingat dampak negatif yang ditimbulkan oleh pembakaran aspal yang menyebabkan polusi udara.
Dari perspektif ekonomi, Fahrial Anchar menekankan bahwa infrastruktur jalan sangat penting untuk mendukung arus barang dan jasa. Oleh karena itu, aksesibilitas menjadi hal yang paling dibutuhkan, karena berpengaruh pada mobilitas masyarakat yang lancar dan adil.
Sejak awal perencanaan, prioritas Dinas PUPR Kota Palangka Raya adalah mengutamakan usulan dan partisipasi masyarakat, sehingga jalan yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.