PALU - Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban pekerja migran, BP3MI Sulawesi Tengah bersama Solidaritas Perempuan Palu akan menggelar program edukasi dan sosialisasi secara masif. Program ini akan menjangkau hingga ke desa-desa terpencil yang menjadi kantong pengirim pekerja migran di Sulawesi Tengah.
Materi edukasi yang disiapkan mencakup seluruh aspek proses migrasi kerja, mulai dari perekrutan, penempatan, hingga kepulangan. Informasi tentang hak-hak dasar pekerja migran, mekanisme pengaduan ketika terjadi pelanggaran, serta kewajiban sebagai pekerja akan disampaikan secara jelas dan mudah dipahami.
Metode penyampaian materi akan disesuaikan dengan karakteristik masyarakat setempat. Selain menggunakan media cetak dan digital, akan diterapkan metode ceramah interaktif, drama simulasi, dan focus group discussion. Pendekatan budaya lokal akan diintegrasikan untuk memastikan pesan dapat diterima dengan baik.
Relawan dari desa-desa akan dilatih menjadi edukator lokal yang dapat terus memberikan informasi kepada masyarakat. Pembentukan kader-kader ini diharapkan dapat menciptakan efek multiplier dan memastikan keberlanjutan program edukasi meskipun tanpa kehadiran langsung dari tim pusat.
Program ini juga akan melibatkan keluarga calon pekerja migran, mengingat peran mereka yang sangat penting dalam proses pengambilan keputusan. Dengan keluarga yang teredukasi, diharapkan dapat mencegah praktik-praktik perekrutan yang tidak aman dan melindungi calon pekerja migran dari penipuan.