Sektor pariwisata di Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan prestasi yang mengesankan. Pada tahun 2024, pendapatan asli daerah (PAD) yang diperoleh dari sektor ini berhasil melebihi target dengan signifikan, mencapai total sebesar Rp 886.647.000.
Angka ini jelas dapat melebihi target awal yang ditetapkan sebesar Rp 700 juta. Peningkatan pendapatan yang signifikan ini tidak terlepas dari bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata unggulan di Kabupaten Pasuruan.
Salah satu tempat yang menonjol adalah Pemandian Alam Banyu Biru. Destinasi wisata alam ini, yang menawarkan air yang segar, berkontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), mencapai sekitar 50 persen dari total PAD sektor pariwisata.
Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Nurusanto, menyatakan bahwa Banyubiru memiliki daya tarik unik yang menarik perhatian para wisatawan.
Keindahan alam yang terjaga dengan baik, ditambah dengan peningkatan fasilitas yang terus dilakukan, menjadikan Banyu Biru sebagai destinasi unggulan bagi para wisatawan, ungkapnya pada Minggu, 12 Januari 2025.
Keberhasilan Kabupaten Pasuruan dalam mengembangkan sektor pariwisata tidak terlepas dari penerapan berbagai strategi yang efektif. Pemerintah daerah secara proaktif melakukan promosi wisata melalui berbagai saluran, baik secara daring maupun luring.
Selain itu, usaha untuk meningkatkan kualitas fasilitas di berbagai lokasi wisata juga terus dilakukan.
"Kami senantiasa berusaha menarik minat wisatawan melalui berbagai metode kreatif, mulai dari menyelenggarakan acara-acara menarik hingga memanfaatkan media sosial secara optimal," tambah Nurusanto.
Walaupun telah meraih prestasi yang membanggakan, Nurusanto menekankan bahwa potensi pariwisata Kabupaten Pasuruan masih sangat luas.
Terdapat banyak destinasi wisata yang belum dikelola secara optimal. Kami percaya bahwa dengan pengembangan yang sesuai, potensi pariwisata Kabupaten Pasuruan akan semakin bersinar, ungkapnya.