Tokopedia Menilai Bahwa Industri Makanan Dan Minuman Lokal Memiliki Masa Depan Yang Menjanjikan

Rabu, 23 April 2025

    Bagikan:
Penulis: Zidan Fakhri
(ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Perusahaan teknologi Tokopedia mengungkapkan bahwa sektor makanan dan minuman lokal memiliki prospek bisnis yang sangat menjanjikan karena mengalami pertumbuhan yang signifikan. "Pada kuartal I 2025, kategori Makanan dan Minuman menjadi yang terlaris di dua platform, yaitu Tokopedia dan TikTok Shop. Hal ini menunjukkan bahwa industri makanan dan minuman di Indonesia memiliki potensi yang sangat baik, terutama pada momen-momen besar seperti Imlek atau Lebaran yang keduanya jatuh pada kuartal I 2025," ujar Antonia Adega, Communications Senior Lead Tokopedia dan TikTok E-commerce, dalam konferensi pers di Makassar pada hari Selasa.

Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan, Antonia mengungkapkan bahwa pertumbuhan sektor industri makanan dan minuman di Indonesia pada kuartal II tahun 2024 mencapai 5,53 persen, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal I tahun 2024 sebesar 6,97 persen. Pertumbuhan ini juga tercermin dalam kategori makanan dan minuman di Tokopedia dan TikTok Shop, yang menjadi produk terlaris di tingkat nasional pada kuartal I tahun 2025.

Ia memberikan contoh produk yang sangat diminati, seperti cokelat, camilan, bahan masakan seperti mentega dan minyak, kue kering, serta hampers atau set hadiah. Di Sulawesi Selatan, produk yang paling populer adalah cokelat, camilan, bahan masakan seperti bakso dan bawang, serta berbagai sambal dan abon. Untuk mendukung UMKM di sektor makanan dan minuman, Antonia menyatakan bahwa Tokopedia bekerja sama dengan TikTok Shop melaksanakan inisiatif untuk menyelenggarakan acara promosi, termasuk BeliLokal, yang diklaimnya mampu meningkatkan transaksi harian rata-rata penjual hampir 90 persen selama bulan Ramadhan yang lalu.

Selanjutnya, terdapat program Ramadan Ekstra Seru yang mampu meningkatkan nilai transaksi di TikTok Shop hingga 24 kali lipat saat sahur dibandingkan dengan jam biasa, berkat kemampuan para penjual untuk melakukan siaran langsung. "Bayangkan betapa besar potensi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha jika mereka menggunakan live streaming untuk mempromosikan produk mereka," ungkap Antonia. Indri Nova Lestari, pemilik Usaha Big Bananass, juga menambahkan bahwa keberadaan platform e-commerce dapat meningkatkan hasil penjualan.

Ia mengungkapkan bahwa adanya acara diskon dan promosi menarik dalam e-commerce dapat meningkatkan penjualan hingga 200 persen serta memperkenalkan menu-menu kepada masyarakat dengan cara yang cepat dan efisien. Selain itu, opsi untuk melakukan siaran langsung dan mengunggah konten video promosi juga memudahkan mereka dalam memperkenalkan menu baru kepada target pasar. "Kami juga mencoba platform e-commerce seperti TikTok Shop by Tokopedia, serta memanfaatkan TikTok untuk membuat konten video promosi, baik video pendek maupun siaran langsung," jelas Indri.

Ia menyatakan bahwa dukungan dari platform e-commerce seperti Tokopedia telah memungkinkan UMKM lokal untuk memiliki 15 toko fisik di berbagai lokasi di Makassar. Peningkatan pendapatan ini juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja bagi ibu rumah tangga di sekitarnya yang berusia antara 40 hingga 50 tahun.

(Zidan Fakhri)

Baca Juga: Dampak Global Tantangan Elon Musk: Grok AI Vs Pro Player LoL
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.